Laporan Dari Investor Daily Online

February 2, 2009 by  
Filed under Tentang Thamrin City

Proyek pusat grosir berkonsep one-stop shopping, Thamrin City, telah memasuki fase konstruksi 73%. Pengembang menargetkan pada September 2005 unit kios di Thamrin City dapat diserahterimakan kepada investor.

Pengembangan proyek yang berlokasi di Waduk Melati Tanah Abang itu digarap secara serius oleh PT Jakarta Realty di areal seluas 6,08 hektare. Perusahaan tersebut merupakan konsorsium PT Jakarta Propertindo (BUMD DKI Jakarta) dan Agung Podomoro Group (APG).

“Operasionalisasi unit kios di dua lantai terbawah diperkirakan sekitar September guna menyambut datangnya hari raya keagamaan di akhir tahun. Proyek tersebut akan menjadi pusat grosir terbesar dan terlengkap di Jakarta,” kata Wakil Direktur Utama PT Jakarta Realty Rusdi Yusuf, usai seremonial topping off proyek yang menelan investasi sekitar Rp 1 triliun itu, Rabu (20/7) di Jakarta.

Proyek yang ditargetkan menjadi pusat perdagangan grosir terkemuka di Ibukota itu tetap memerhatikan aspek entertainment. Itu dibuktikan dengan hadirnya fasilitas jajanan (food court) serta arena permainan untuk anak-anak. Pusat grosir itu rencananya menyediakan 8.000 unit kios yang tersebar di sembilan lantai.

Pangsa pasar Thamrin City tak hanya pelaku bisnis grosir yang berdomisili di sekitar Jakarta, tapi juga dari sejumlah daerah di Tanah Air. “Kami sangat serius menggarap konsep pusat grosir itu mengingat klien kami adalah kalangan pebisnis skala grosir yang juga berasal dari manca negara,” ujar Deputi Direktur Pemasaran PT Jakarta Realty Indra W Antono.

Halim Kumala, direktur proyek Jakarta Realty mengungkapkan, proyek yang mulai digarap awal 2004 itu menggunakan lebih dari 5.000 batang tiang pancang beton. “Pengerjaan pemancangannya butuh waktu sekitar tiga bulan,” kata Halim.

Ia menyebutkan, proses konstruksi Thamrin City sudah sesuai jadwal dengan terselesaikannya 73% konstruksi bangunan. Bagian itu merupakan yang tersulit dari proses pembangunan dan menjadi poin utama untuk mekanisme serah terima unit kios nantinya. “Proses pengerjaan berikutnya merupakan pengerjaan finishing seperti mekanikal, elektrikal, plumbing dan testing serta commisioning,” ujar Halim.

Inilah Pusat Bisnis Thamrincity

Indra menyebutkan, akses mencapai lokasi proyek Thamrin City akan semakin mudah mengingat rencana Pemprov DKI membangun moda transportasi monorel Roxy-Kampung Melayu dan jalur busway ring I. “Lokasi proyek berjarak sekitar 100 meter dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan sekitar 150 meter dari Pasar Regional Tanah Abang (PRTA)

Get Adobe Flash player